Sudah Mencapai 98 Persen Jaringan XL 4G Selimuti Wilayah Pelosok Jawa Tengah
Magelang - Industri wisata di Jawa Tengah terus menggeliat dan mencoba bangkit, antara lain di area Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. XL Axiata mengklaim siap mendukung kebangkitan industri wisata tersebut melalui penyediaan jaringan telekomunikasi dan information yang mumpuni di location tersebut.
Apalagi, ada sejumlah destinasi wisata di area tersebut yang sangat preferred dan memiliki reputasi nasional, bahkan dunia, seperti Candi Borobudur dan Dieng. Complete, saat ini XL Axiata mengoperasikan sekitar 450 BTS 3G dan 4G yang tersebar di area Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.
Group Head Central Region XL Axiata, Bambang Parikesit mengatakan, sektor wisata menjadi salah satu penopang ekonomi wilayah Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Salah satu bagian dari ekosistem wisata yang kuat adalah ketersediaan jaringan information yang juga kuat. Karena itu, XL Axiata menyambut baik inisiatif berbagai pihak yang tidak kenal lelah untuk membangkitkan pariwisata di Jawa Tengah.
" Di Jawa Tengah, jaringan 4G kami bahkan sudah menjangkau desa-desa pelosok yang berada di kaki-kaki gunung yang kini menjadi destinasi wisata populer, antara existed di desa Butuh yang kini terkenal sebagai Nepal van Java, Desa Selo yang berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu, juga Gardu Pandang Ketep Pass," ungkap dia.
Jaringan XL Axiata telah menjangkau 98 persen dari overall 59 kecamatan yang ada di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Magelang, Temanggung, serta Wonosobo, yang melayani complete hampir 500 ribu pelanggan.
Program fiberisasi jaringan juga terus dilakukan ke semua BTS yang ada guna meningkatkan kapasitas jaringan agar kualitas information menjadi maksimal. Dalam beberapa tahun terakhir ini, perusahaan juga terus melakukan perluasan ke area-area yang belum terjangkau layanan seluler.
Menurut Bambang, dalam periode dua tahun terakhir, secara rata-rata trafik data meningkat hingga 340 persen di kawasan ini, dengan pertumbuhan tertinggi berada di Magelang. Dalam rentang waktu yang sama, terdapat kenaikan pelangan hingga 196 persen dengan kenaikan tertinggi juga berada di Magelang.
Peningkatan trafik dan pelanggan yang signifikan tersebut memperlihatkan bahwa kawasan ini sangat potensial. Masyarakat semakin tergantung dengan web dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan di Temanggung dan Wonosobo, sekitar 88 persen desa telah menggunakan layanan 4G.
Perusahaan juga terus melakukan peningkatan kualitas jaringan untuk beberapa kawasan destinasi baru berhawa sejuk di lereng Gunung Sumbing, seperti Kajoran dan Kaliangkrik yang masuk wilayah Kabupaten Magelang.
Apalagi, ada sejumlah destinasi wisata di area tersebut yang sangat preferred dan memiliki reputasi nasional, bahkan dunia, seperti Candi Borobudur dan Dieng. Complete, saat ini XL Axiata mengoperasikan sekitar 450 BTS 3G dan 4G yang tersebar di area Magelang, Temanggung, dan Wonosobo.
Group Head Central Region XL Axiata, Bambang Parikesit mengatakan, sektor wisata menjadi salah satu penopang ekonomi wilayah Magelang, Temanggung, dan Wonosobo. Salah satu bagian dari ekosistem wisata yang kuat adalah ketersediaan jaringan information yang juga kuat. Karena itu, XL Axiata menyambut baik inisiatif berbagai pihak yang tidak kenal lelah untuk membangkitkan pariwisata di Jawa Tengah.
" Di Jawa Tengah, jaringan 4G kami bahkan sudah menjangkau desa-desa pelosok yang berada di kaki-kaki gunung yang kini menjadi destinasi wisata populer, antara existed di desa Butuh yang kini terkenal sebagai Nepal van Java, Desa Selo yang berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu, juga Gardu Pandang Ketep Pass," ungkap dia.
Jaringan XL Axiata telah menjangkau 98 persen dari overall 59 kecamatan yang ada di seluruh wilayah Kota dan Kabupaten Magelang, Temanggung, serta Wonosobo, yang melayani complete hampir 500 ribu pelanggan.
Program fiberisasi jaringan juga terus dilakukan ke semua BTS yang ada guna meningkatkan kapasitas jaringan agar kualitas information menjadi maksimal. Dalam beberapa tahun terakhir ini, perusahaan juga terus melakukan perluasan ke area-area yang belum terjangkau layanan seluler.
Trafik Net Meningkat
Menurut Bambang, dalam periode dua tahun terakhir, secara rata-rata trafik data meningkat hingga 340 persen di kawasan ini, dengan pertumbuhan tertinggi berada di Magelang. Dalam rentang waktu yang sama, terdapat kenaikan pelangan hingga 196 persen dengan kenaikan tertinggi juga berada di Magelang.
Peningkatan trafik dan pelanggan yang signifikan tersebut memperlihatkan bahwa kawasan ini sangat potensial. Masyarakat semakin tergantung dengan web dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan di Temanggung dan Wonosobo, sekitar 88 persen desa telah menggunakan layanan 4G.
Perusahaan juga terus melakukan peningkatan kualitas jaringan untuk beberapa kawasan destinasi baru berhawa sejuk di lereng Gunung Sumbing, seperti Kajoran dan Kaliangkrik yang masuk wilayah Kabupaten Magelang.
Komentar
Posting Komentar